Pemilih Bertambah 559 Jiwa, Bawaslu Palembang Gelar Uji Petik
|
Palembang, BWSPLG — Jumlah pemilih di Kota Palembang pada Triwulan I tahun 2026 bertambah 559 jiwa, jika dibandingkan dengan jumlah pemilih Tahun 2025. Untuk mengujai akurasinya, Bawaslu Kota Palembang dalam waktu dekat akan melakukan uji petik.
"Kita harus melakukan uji petik untuk menguji keakuratan data pemilih yang telah ditetapkan KPU, pada triwulan pertama tahun ini," ujar Muslim, Koordinator Divisi P2H Bawaslu Kota Palembang, saat memimpin rapat internal di sekretariat Bawaslu Kota Palembang, Senin (6/4/2026). “Uji petik ini penting agar perubahan data pemilih tidak hanya selesai pada rekapitulasi, tetapi benar-benar teruji kesesuaiannya dengan fakta di lapangan,” imbuh Muslim.
Menurut Muslim, uji petik sangat dibutuhkan agar pengawasan pemutakhiran data pemilih berjalan lebih cermat, terukur, dan mampu memberi gambaran utuh atas kualitas data yang diperbarui di setiap wilayah. Melalui langkah ini, Bawaslu Kota Palembang menegaskan komitmennya untuk memastikan akurasi dan akuntabilitas daftar pemilih di Kota Palembang.
Dalam rapat pleno rekapitulasi PDPB Triwulan I Tahun 2026 (Januari - Maret), Kamis (2/4/2026), KPU menetapkan jumlah pemilih Kota Palembang sebanyak 1.299.193 jiwa. Terdiri dari 636.854 pemilih laki-laki dan 662.339 pemilih perempuan. Jika dibandingkan dengan Data Pemilih Bekelanjutan Triwulan IV/2025, jumlah pemilih Kota Palembang Triwulan I 2026 bertambah sebanyak 559 orang. Pada Triwulan IV Tahun 2025 KPU Kota Palembang menetepkan jumlah pemilih sebanyak 1.298.634 jiwa.
Berdasarkan data KPU Kota Palembang, diketahui pada periode Januari hingga Maret 2026, terdapat 9.899 pemilih baru yang terdiri dari 5.129 laki-laki dan 4.770 perempuan. Selain itu terdapat 9.340 pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS), yang disebabkan karena meninggal dunia (1.863); pemilih ganda (421); pindah domisili (7.034); beralih status menjadi TNI (12) dan beralih status menjadi Polri (10).
Selain data tersebut, juga terdapat data pemilih yang berubah sebanyak 3.227, terdiri 1.704 pemilih laki-laki dan 1.523 perempuan. "Data pemilih yang berubah ini juga harus menjadi benar-benar kita cermati," tegas Muslim.
Penulis: Zainal Prima Putra
Foto: Oktavera Handayani
Editor: A Fajri Hidayat