Lompat ke isi utama

Berita

Muslim Dorong “Early Warning” Pencegahan Berbasis Database di Bawaslu Palembang

Koordinator Divisi P2H Bawaslu Kota Palembang, Muslim, memimpin penguatan internal strategi pencegahan berbasis database untuk pemetaan kerawanan di Kantor Bawaslu Kota Palembang, Selasa (07/04/2026).

Koordinator Divisi P2H Bawaslu Kota Palembang, Muslim, memimpin penguatan internal strategi pencegahan berbasis database untuk pemetaan kerawanan di Kantor Bawaslu Kota Palembang, Selasa (7/4/2026).

Palembang, BWSPLG — Bawaslu Kota Palembang memperkuat strategi pencegahan dengan mengoptimalkan database kelembagaan untuk mendukung sistem early warning atau peringatan dini dan pemetaan kerawanan, Selasa (7/4/2026). Penguatan internal ini dipimpin Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (P2H) Bawaslu Kota Palembang Muslim, di Kantor Bawaslu Kota Palembang.

Muslim menegaskan bahwa pencegahan harus berbasis informasi yang bisa ditelusuri. Data yang sudah dimiliki lembaga, menurutnya, perlu diolah untuk membaca kecenderungan, menentukan prioritas, dan menyusun langkah pencegahan yang jelas. Salah satu bentuknya adalah menyiapkan peta kerawanan per kecamatan serta rekap pola isu yang berulang dari periode sebelumnya sebagai bahan penguatan pencegahan.

“Kita punya banyak database. Jangan berhenti jadi arsip. Data harus jadi early warning atau peringatan dini. Dari situ kita lakukan pemetaan kerawanan dan menyusun langkah pencegahan yang terukur,” ujar Muslim, Koordinator Divisi P2H Bawaslu Kota Palembang.

Dalam arahannya, Muslim mendorong pencatatan dibuat seragam agar data antarperiode bisa dibandingkan. Ia juga menekankan pentingnya tindak lanjut yang dicatat rapi, sehingga informasi yang masuk tidak berhenti sebagai catatan, tetapi menjadi dasar kerja pencegahan dan bahan edukasi yang lebih tepat sasaran.

Jajaran sekretariat didorong merapikan tata kelola arsip dan data digital agar mudah ditelusuri. Mahasiswa magang juga diarahkan memahami peran dukungan administrasi dalam pencegahan, mulai dari merangkum informasi, menata data, hingga membantu menyiapkan bahan komunikasi yang jelas dan tidak menimbulkan tafsir ganda.

Melalui penguatan ini, Bawaslu Kota Palembang menegaskan komitmennya memperkuat pencegahan berbasis database dengan pemetaan kerawanan sebagai pijakan kerja dalam mendukung pengawasan yang tertib dan akuntabel.

Penulis: Zainal Prima Putra
Foto: Zainal Prima Putra
Editor: A Fajri Hidayat