Bawaslu Palembang Temukan Potensi Kegandaan Data Pemilih
|
Palembang, BWSPLG — Bawaslu Kota Palembang menemukan potensi kegandaan saat melakukan pencermatan data pemilih hasil pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026. Pencermatan tersebut dilakukan dalam rapat internal bersama jajaran sekretariat, Senin (13/4/2026), sebagai langkah awal untuk memastikan akurasi data pemilih.
Dalam pencermatan tersebut, Bawaslu Palembang menemukan indikasi kemiripan dalam nama pemilih dengan frekuensi cukup tinggi. Sebagian tercatat hingga ratusan entri, sementara unsur lainnya berada pada kisaran satuan hingga belasan entri. Kondisi ini menjadi perhatian karena pola penamaan yang berulang harus dibaca secara hati-hati dan tidak dapat dilepaskan dari elemen identitas lainnya dalam setiap data pemilih.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kota Palembang, Muslim, menegaskan bahwa kemunculan unsur penamaan yang berulang tidak dapat langsung dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya persoalan dalam data pemilih. Menurutnya, setiap data harus dibaca secara utuh dengan memperhatikan kesesuaian alamat, tanggal lahir, jenis kelamin, serta elemen identitas pendukung lainnya.
“Pencermatan data pemilih tidak bisa berhenti pada kemiripan unsur nama. Yang harus dipastikan adalah kesesuaian seluruh elemen identitas agar setiap pembaruan data benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Muslim.
Ia menambahkan, pengawasan data pemilih menuntut ketelitian sejak tahap pembacaan awal hingga penelusuran lanjutan di lapangan. Karena itu, hasil identifikasi awal ini akan menjadi bahan penting dalam pelaksanaan uji petik untuk memastikan setiap perubahan data maupun pola yang muncul dapat ditelusuri dengan jelas.
Melalui pencermatan ini, Bawaslu Kota Palembang menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kualitas data pemilih melalui pengawasan yang teliti, terukur, dan berbasis fakta, sehingga akurasi dan akuntabilitas daftar pemilih tetap terjaga.
Penulis: Zainal Prima Putra
Foto: Zainal Prima Putra
Editor: A Fajri Hidayat