Muslim Pastikan Tak Ada Pembiaran Terhadap Politik Uang
|
Palembang, BWSLPLG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Palembang menegaskan komitmennya untuk tidak bersikap netral terhadap praktik korupsi dan politik uang dalam setiap tahapan pemilu dan pilkada. Penegasan ini disampaikan Koordinator Divisi (Kordiv) Pencegahan Parmas dan Humas Bawaslu Kota Palembang Muslim, merespons pernyataan Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty yang menekankan larangan bersikap netral terhadap politik uang dan korupsi.
Menurut Muslim, sikap tegas terhadap politik uang dan korupsi merupakan prinsip dasar dalam kerja-kerja pengawasan pemilu. Netral terhadap korupsi, kata dia, sama saja membuka ruang pembiaran terhadap praktik politik uang, penyalahgunaan kekuasaan, dan pelanggaran etika demokrasi.
“Apa yang disampaikan Ibu Lolly sangat tepat. Bawaslu tidak boleh netral terhadap korupsi. Di Palembang, kami memegang prinsip bahwa integritas adalah harga mati. Tidak ada toleransi terhadap politik uang dan segala bentuk praktik koruptif dalam proses demokrasi,” tegas Muslim, di kantor Bawaslu Palembang Rabu (14/1/2026).
Muslim mengungkapkan Bawaslu Kota Palembang telah secara aktif melakukan upaya pencegahan melalui sosialisasi, pendidikan pengawasan partisipatif, serta penguatan jejaring dengan masyarakat dan lembaga pendidikan. Selain itu, Bawaslu Kota Palembang melakukan kajian untuk mencegah tindak kecurangan yang belum diatur regulasi.
“Kalau ada celah regulasi, bukan berarti kita pasif. Justru di situlah fungsi pencegahan harus dimaksimalkan. Kami terus mengedukasi masyarakat agar berani menolak politik uang dan melaporkan setiap kecurangan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Muslim menekankan bahwa pengawasan yang berintegritas adalah wujud nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, sila keadilan sosial dan kemanusiaan harus tercermin dalam proses demokrasi yang bersih dan berkeadaban.
“Demokrasi yang sehat hanya bisa lahir dari proses yang jujur dan adil. Kalau penyelenggaranya tidak berintegritas, maka kita sedang merusak nilai Pancasila itu sendiri,” kata Muslim.
Bawaslu Kota Palembang, lanjutnya, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga pemilu yang bersih, berintegritas, dan bebas dari politik uang.
“Pengawasan tidak bisa hanya dilakukan oleh Bawaslu. Kami butuh partisipasi aktif masyarakat. Laporkan jika melihat pelanggaran. Ini tanggung jawab moral kita bersama untuk masa depan demokrasi,” tutup Muslim.
Penulis : M. Fajar
Foto : Dokumentasi Bawaslu Palembang
Editor : A. Fajri Hidayat