Lompat ke isi utama

Berita

WTP 11 Kali Berturut-turut, Yusnar: Akuntabilitas Berawal dari Organisasi yang Kuat

Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan (SDMOD) Bawaslu Kota Palembang, Yusnar, melakukan koordinasi internal terkait penguatan tata kelola organisasi, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, dan peningkatan akuntabilitas kelembagaan di Kantor Bawaslu Kota Palembang. (Foto: Humas Bawaslu Kota Palembang).

Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan (SDMOD) Bawaslu Kota Palembang, Yusnar, melakukan koordinasi internal terkait penguatan tata kelola organisasi, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, dan peningkatan akuntabilitas kelembagaan di Kantor Bawaslu Kota Palembang. (Foto: Humas Bawaslu Kota Palembang).

Palembang, BWSPLG — Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan (SDMOD) Bawaslu Kota Palembang, Yusnar, menilai keberhasilan Bawaslu Republik Indonesia mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama sebelas tahun berturut-turut menjadi bukti bahwa penguatan organisasi, pengembangan sumber daya manusia, dan budaya akuntabilitas terus berjalan secara konsisten di lingkungan Bawaslu.

Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya mencerminkan kualitas pengelolaan keuangan negara, tetapi juga menunjukkan komitmen seluruh jajaran dalam membangun tata kelola kelembagaan yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab.

"Opini WTP bukan sekadar capaian administratif. Di baliknya terdapat komitmen organisasi, kualitas sumber daya manusia, serta budaya kerja yang terus dijaga agar setiap pelaksanaan tugas dapat dipertanggungjawabkan secara profesional," ujar Yusnar di Kantor Bawaslu Kota Palembang, Rabu (29/7/2026).

Sebagaimana diketahui, Bawaslu Republik Indonesia kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025. Predikat tersebut menjadi raihan ke-11 secara berturut-turut sejak tahun 2015, sekaligus menegaskan konsistensi Bawaslu dalam mewujudkan tata kelola keuangan negara yang transparan dan akuntabel.

Yusnar menjelaskan bahwa keberhasilan mempertahankan opini WTP selama lebih dari satu dekade tidak dapat dipisahkan dari upaya penguatan organisasi yang dilakukan secara berkelanjutan. Mulai dari pembinaan aparatur, peningkatan kompetensi pegawai, penataan sistem kerja, hingga penguatan budaya organisasi menjadi faktor penting dalam mendukung terciptanya tata kelola kelembagaan yang semakin baik.

Sebagai divisi yang membidangi sumber daya manusia, organisasi, pendidikan, dan pelatihan, pihaknya terus mendorong peningkatan kapasitas aparatur agar mampu menjawab dinamika penyelenggaraan pengawasan pemilu yang semakin kompleks. Menurutnya, aparatur yang kompeten, adaptif, dan berintegritas merupakan modal utama dalam menjaga kualitas kelembagaan Bawaslu sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola organisasi yang semakin profesional.

"Akuntabilitas tidak lahir secara instan. Ia dibangun melalui organisasi yang sehat, sumber daya manusia yang terus berkembang, serta budaya kerja yang menjunjung integritas. Karena itu, capaian ini harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, memperkuat tata kelola kelembagaan, dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik," tambahnya.

Lebih lanjut, Yusnar mengatakan bahwa raihan opini WTP hendaknya tidak dipandang sebagai tujuan akhir, melainkan menjadi pijakan untuk terus melakukan pembenahan dan inovasi dalam tata kelola organisasi. Penguatan kapasitas aparatur, efektivitas sistem kerja, serta peningkatan profesionalisme harus terus dioptimalkan agar kepercayaan publik terhadap Bawaslu semakin meningkat.

Ia berharap semangat yang tercermin dari capaian tersebut dapat terus dijaga oleh seluruh jajaran Bawaslu, baik di tingkat pusat maupun daerah, sehingga lembaga pengawas pemilu mampu menghadirkan organisasi yang adaptif, profesional, dan akuntabel dalam mendukung pelaksanaan pengawasan Pemilu dan Pemilihan yang berintegritas. (/ZPP)*

Penulis: Zainal Prima Putra
Foto: Humas Bawaslu Kota Palembang
Editor: A. Fajri Hidayat