Lompat ke isi utama

Berita

Wakili Sumsel, Unsri Kembali Melaju ke Regional, Bawaslu Palembang Apresiasi

Pimpinan Bawaslu Kota Palembang dalam salah satu agenda kelembagaan. Dokumentasi arsip Humas Bawaslu Kota Palembang.

Pimpinan Bawaslu Kota Palembang dalam salah satu agenda kelembagaan. Dokumentasi arsip Humas Bawaslu Kota Palembang.

Palembang, BWSPLG — Bawaslu Kota Palembang mengapresiasi Universitas Sriwijaya yang menjadi satu-satunya wakil Sumatera Selatan lolos ke Regional Barat Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tahun 2026 yang diumumkan di kanal resmi Bawaslu RI pada Sabtu (01/08/2026).

Ketua Bawaslu Kota Palembang Khairil Anwar Simatupang menilai kelolosan tersebut bukan sekadar prestasi kampus. Capaian Unsri menunjukkan tumbuhnya perhatian mahasiswa Sumatera Selatan terhadap demokrasi dan penegakan hukum pemilu.

“Universitas Sriwijaya membawa nama Sumatera Selatan ke tahapan regional. Capaian ini patut diapresiasi karena menunjukkan mahasiswa di daerah mampu membangun gagasan hukum yang kritis, kuat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Khairil.

Menurutnya, kompetisi debat menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pengetahuan akademik dengan persoalan nyata dalam penyelenggaraan pemilu. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami peraturan, tetapi juga menilai penerapan serta akibat hukumnya bagi kepastian dan keadilan pemilu.

Khairil berharap keberhasilan Unsri dapat memantik perguruan tinggi lain di Sumatera Selatan untuk memperkuat kajian kepemiluan. Kampus dinilai memiliki posisi penting sebagai ruang tumbuhnya kritik, gagasan, dan solusi atas berbagai tantangan demokrasi.

“Pengalaman dalam kompetisi ini perlu dibawa kembali ke lingkungan kampus. Dengan demikian, capaian satu regu dapat membuka ruang pembelajaran yang lebih luas dan mendorong semakin banyak mahasiswa terlibat dalam diskusi hukum pemilu,” ujarnya.

Berdasarkan pengumuman Dewan Juri Tahapan Eliminasi yang ditetapkan pada 31 Juli 2026, regu Unsri diperkuat Bagas Saputra, Arbilriansyah Sahrul Ramadhan, dan Muhammad Zidan. Unsri tercantum bersama 15 perguruan tinggi lain yang berhak mengikuti pertandingan Regional Barat.

Kelolosan tersebut menempatkan Unsri sebagai satu-satunya perguruan tinggi asal Sumatera Selatan yang masih melanjutkan kompetisi. Pada tahap pendaftaran, Sumatera Selatan diwakili UIN Raden Fatah Palembang, Universitas Indo Global Mandiri Sumsel, Universitas PGRI Palembang, dan Universitas Sriwijaya.

Langkah tahun ini melanjutkan jejak Unsri yang juga tercatat mengikuti kompetisi tersebut pada penyelenggaraan 2025.

Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Palembang M. Hasbi menilai tahapan regional akan menghadirkan ujian yang berbeda. Artikel ilmiah dan video presentasi yang membawa peserta melewati eliminasi harus diterjemahkan menjadi argumentasi yang runtut, tajam, dan mampu bertahan ketika disanggah.

“Pada tahapan regional, setiap argumentasi akan diuji dari berbagai sisi. Peserta harus tepat membaca persoalan, disiplin menggunakan dasar hukum, dan mampu mempertahankan pendapat tanpa kehilangan logika maupun prinsip keadilan pemilu,” kata Hasbi.

Menurutnya, kemampuan menyebutkan pasal atau peraturan belum cukup apabila peserta tidak dapat menjelaskan relevansinya dengan persoalan yang diperdebatkan. Argumentasi hukum harus memperlihatkan hubungan yang jelas antara fakta, ketentuan, proses penegakan, dan akibat hukum.

Hasbi berharap regu Unsri memanfaatkan waktu persiapan untuk memperdalam riset, memetakan kemungkinan argumentasi lawan, dan memperkuat kesatuan pandangan antarpembicara.

“Debat hukum bukan perlombaan mengumpulkan sebanyak mungkin pasal. Hal yang diuji ialah ketepatan menempatkan aturan dan kemampuan menggunakannya untuk menjawab persoalan secara adil serta dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI mencatat partisipasi tertinggi sejak pertama kali diselenggarakan pada 2019. Sebanyak 409 regu dari 291 perguruan tinggi mendaftar pada 2026, meningkat hampir 32 persen dibandingkan penyelenggaraan 2025 yang diikuti 311 regu.

Dari ratusan peserta tersebut, 48 regu melanjutkan kompetisi pada tiga wilayah, yakni Regional Barat, Regional Tengah, dan Regional Timur. Setiap regional diikuti 16 perguruan tinggi.

Seluruh peserta yang lolos wajib mengikuti technical meeting regional secara daring pada 3 Agustus 2026. Pertandingan Regional Barat dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 22 hingga 25 Agustus 2026.

Regu terbaik dari tahapan regional akan diumumkan pada 26 Agustus 2026 sebelum melanjutkan perjalanan menuju Tahapan Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 25 September 2026 di Jakarta.

Kompetisi tahun ini mengusung tema “Penguatan Lembaga Bawaslu dalam Penegakan Hukum Pemilu.” Melalui forum tersebut, Bawaslu mendorong mahasiswa memperluas diskursus akademik tentang pengawasan pemilu, penanganan pelanggaran, penyelesaian sengketa, serta penegakan hukum pemilu yang demokratis dan berkeadilan.

Bagi Bawaslu Kota Palembang, kelolosan Unsri menunjukkan bahwa keterlibatan generasi muda dalam menjaga demokrasi dapat dimulai dari ruang akademik. Regional Barat kini menjadi jalan yang harus dilewati Unsri untuk membawa Sumatera Selatan menuju panggung nasional.

Penulis: Zainal Prima Putra
Foto: Dokumentasi Humas Bawaslu Kota Palembang
Editor: A Fajri Hidayat