Lompat ke isi utama

Berita

Budaya Kerja Menentukan Kualitas Pengawasan Pemilu

Anggota Bawaslu Kota Palembang, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan (SDMOD) Yusnar memimpin apel pagi di halaman Kantor Bawaslu Kota Palembang, Senin (20/07/2026). Apel menjadi momentum memperkuat disiplin dan kesiapan aparatur sebelum mengikuti pembukaan Orientasi PPPK Bawaslu se-Provinsi Sumatera Selatan secara daring. (Foto: Humas Bawaslu Kota Palembang)

Anggota Bawaslu Kota Palembang, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan (SDMOD) Yusnar memimpin apel pagi di halaman Kantor Bawaslu Kota Palembang, Senin (20/07/2026). Apel menjadi momentum memperkuat disiplin dan kesiapan aparatur sebelum mengikuti pembukaan Orientasi PPPK Bawaslu se-Provinsi Sumatera Selatan secara daring.

Palembang, BWSPLG — Pengawasan pemilu yang kredibel dibangun oleh organisasi yang disiplin. Sebelum memastikan peserta pemilu menaati aturan, aparatur pengawas terlebih dahulu dituntut membangun budaya kerja yang tertib, profesional, dan bertanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.

Pesan tersebut disampaikan Anggota Bawaslu Kota Palembang, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan (SDMOD) Yusnar saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bawaslu Kota Palembang, Senin (20/07/2026).

Apel rutin ini dilaksanakan oleh Pimpinan dan Jajaran Sekretariat Bawaslu Kota Palembang, termasuk lima PPPK yang akan mengikuti pembukaan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu se-Provinsi Sumatera Selatan yang dilaksanakan secara daring.

Dalam arahannya, Yusnar mengingatkan bahwa kualitas kelembagaan tidak hanya diukur dari keberhasilan melaksanakan tugas pengawasan, tetapi juga dari konsistensi aparatur dalam menerapkan nilai-nilai disiplin, integritas, dan profesionalisme di lingkungan kerja.

“Budaya kerja tidak dibangun dalam satu kegiatan, melainkan melalui kebiasaan yang dilakukan secara konsisten. Disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama menjadi modal penting dalam memperkuat kualitas organisasi,” kata Yusnar.

Menurutnya, setiap pegawai memiliki peran yang sama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap Bawaslu. Oleh karena itu, budaya organisasi harus terus diperkuat agar seluruh pelaksanaan tugas berjalan efektif, akuntabel, dan selaras dengan nilai dasar aparatur sipil negara.

Ia menambahkan bahwa pengembangan sumber daya manusia tidak hanya dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan, tetapi juga melalui pembiasaan budaya kerja yang baik dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan kantor.

“Organisasi yang kuat lahir dari aparatur yang memiliki komitmen untuk terus belajar, menjaga integritas, dan melaksanakan tugas secara profesional,” ujarnya.

Apel pagi menjadi ruang konsolidasi internal sekaligus pengingat bahwa setiap tugas, sekecil apa pun, merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas kelembagaan Bawaslu dalam mengawal demokrasi.

Melalui penguatan budaya kerja dan pembinaan sumber daya manusia secara berkelanjutan, Bawaslu Kota Palembang terus membangun organisasi yang profesional, adaptif, dan berintegritas dalam mendukung pelaksanaan pengawasan Pemilu dan Pemilihan.

Penulis: Zainal Prima Putra
Foto: Humas Bawaslu Kota Palembang
Editor: A Fajri Hidayat